Rabu, 14 November 2012

  1. Ibu...
    adalah wanita yang selalu siaga tatkala aku dalam buaian
    tatkala kaki-kakiku belum kuat untuk berdiri
    tatkala perutku terasa lapar dan haus
    tatkala kuterbangun di waktu pagi, siang dan malam

    Ibu...
    telah kupandang wajahmu di waktu tidur
    terdapat sinar yang penuh dengan keridhoan
    terdapat sinar yang penuh dengan kesabaran
    terdapat sinar yang penuh dengan kasih dan sayang
    terdapat sinar kelelahan karena aku

    Ibu...
    engkau menangis karena aku
    engkau sedih karena aku
    engkau menderita karena aku
    engkau kurus karena aku
    engkau korbankan segalanya untuk aku

    Ibu...
    jasamu tiada terbalas
    jasamu tiada terbeli
    jasamu tiada akhir
    jasamu tiada tara
    jasamu terlukis indah di dalam surga

    Ibu
    telah kau hujamkan matamu
    untuk menentang sang surya
    telah kau hentakan kakimu
    untuk menindas bumi
    telah kau mantapkan hatimu
    untuk taklukan sang waktu

    Ibu
    telah kau luangkan begitu banyak waktu
    hanya tuk menjaga ku
    telah kau hempaskan kepentingan mu
    hanya tuk mengurusku

    Ibu
    remuk hati ini... melihat mu menangis
    hancur raga ini melihatmu terluka
    mati raga ini bila kau tiada

    Ibu...
    hanya doa yang bisa kupersembahkan untukmu
    karena jasamu
    tiada terbalas

    Hanya tangisku sebagai saksi
    Atas rasa cintaku padamu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar